Jumat, 16 Januari 2015

Aksi Cepat Tanggap Pertamina di Banjarnegara

Bukan cuma memasok BBM, Pertamina juga turut memberikan dukungan terhadap korban longsor melalui program corporate social responsibility (CSR) Pertamina Peduli. BENCANA longsor yang hingga kini menewaskan 64 orang di Karang Kobar, Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (12/12) turut mengundang keprihatinan PT Pertamina (persero).

Perusahaan BUMN itu pun melakukan aksi cepat tanggap memasok bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. Melalui Marketing Operation Region IV bermitra dengan Hiswana Migas, mereka memasok BBM ke SPBU terdekat dan bahan bakar gas di dapur umum.

Pertamina meningkatkan pasokan bahan bakar itu ke SPBU terdekat, yakni SPBU Dieng 44.534.04 dan menyediakan stand by BBM Solar di SPBU Petambakan 43.534.10 serta pengalihan pasokan ke SPBU 44.534.06 melalui Terminal BBM Tegal.
Untuk mencapai lokasi bencana tidaklah mudah akibat akses jalan terputus dengan timbunan tanah longsor sejak Jumat.Kendati begitu, Pertamina terus melakukan berbagai upaya untuk menyuplai BBM. Salah satu upaya yang mereka lakukan ialah dengan penggunaan BBM dalam kemasan.

Pertamina juga menyuplai BBM bagi kebutuhan operasional kendaraan, termasuk kendaraan alat berat untuk evakuasi. Pengalihan pasokan tersebut dilakukan dengan mobil tangki berkapasitas 8 kiloliter (kl) yang lebih tepat untuk melalui jalur tersebut.
“Biasanya mobil tangki yang digunakan berkapasitas 16 KL. Namun, atas pertimbangan keselamatan karena akses jalur yang terbatas kami menggunakan mobil tangki berkapasitas 8 kl yang lebih sesuai untuk menempuh medan tersebut,“ ujar GM Marketing Operation Reg IV Subagjo Hari Moeljanto.Pertamina peduli Bukan cuma memasok BBM, Pertamina juga turut memberikan dukungan terhadap korban longsor melalui program corporate social responsibility (CSR) Pertamina Peduli.

Mereka memberi bantuan yang berupa voucer bahan bakar khusus senilai Rp100 juta, 128 kompor high pressure, paket obat-obatan dan bantuan logistik seperti, pakaian, handuk, dan selimut, serta makanan bayi. Selain itu, gas LPG untuk kebutuhan memasak di dapur umum yang berada di lokasi bencana juga terus dipasok melalui Hiswana Migas di wilayah Banjarnegara.
Pertamina dan Hiswana melakukan koordinasi secara intens baik dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara melalui Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Suseno di Kantor Bupati dan dengan Wakil Bupati Hadi Suseno yang berada di Posko Induk Penanganan Bencana.

Selain dengan pemkab, koordinasi juga dilakukan dengan pihak TNI melalui Dandim Banjarnegara Edy Rochmatullah, Ketua PMI Banjarnegara Setiawan, dan Mitra CSR Pertamina dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang juga membuka posko di lokasi bencana.
Bantuan dengan total nilai sekitar Rp200 juta diserahkan melalui posko induk BNPB secara langsung oleh GM Marketing Operation Reg IV Subagjo Hari Moeljanto pada Selasa (16/12).

“Pertamina tidak hanya melayani dari sisi pasokan BBM, tetapi juga berbagi rasa sosial dengan masyarakat yang terkena bencana longsor melalui program CSR agar dapat sedikit meringankan dan membantu kondisi di lapangan. Ini bagian dari program CSR perusahaan terhadap masyarakat, terutama yang saat ini tertimpa musibah longsor di Karang Kobar,“ pungkas GM Marketing Operation Reg IV Subagjo Hari Moeljanto. (RO/S-25) Media Indonesia, 19/12/2014 halaman 9