Kabut asap semakin parah menyebabkan sejumlah bandara di Kalimantan ditutup karena jarak pandang terganggu. KEBAKARAN lahan dan hutan di wilayah Kalimantan sudah mulai mengganggu aktivitas warga dan penerbangan.Puncak musim kemarau pada Oktober ini ditandai semakin pekat kabut asap menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Warga mulai terserang sakit napas dan tenggorok sakit. “Kabut asap sudah sangat parah. Napas terasa sesak dan tenggorok juga sakit saat menelan,“ kata Jaya, warga Kecamatan Jekan Raya, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, kemarin.
Menyediakan Jasa Rental Mobil Di Kota Banjarmasin, Layanan 24 Jam dan Bisa Promosi Usaha Anda
Kamis, 02 Oktober 2014
Minggu, 28 September 2014
Kalimantan Tengah semakin Membara
Kondisi tersebut membuat semakin banyak penderita penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dantransportasi udara lumpuh.
HOTSPOT di Ka limantan makin meningkat. Berda sarkan pantauan satelit Modis kemarin pukul 15.45 WIB, titik api itu terbanyak berada di Kalimantan Tengah, yakni 1.041 buah.
Setelah Kalimantan Tengah, jumlah titik api diikuti di Kalimantan Selatan 261, Kalimantan Timur 189, dan Kalimantan Barat 40. Di Sumatra, berdasarkan pantauan satelit kemarin pukul 07.00, terdeteksi hotspot di Sumsel 223, Lampung 26, Jambi 5, dan Riau 2.
HOTSPOT di Ka limantan makin meningkat. Berda sarkan pantauan satelit Modis kemarin pukul 15.45 WIB, titik api itu terbanyak berada di Kalimantan Tengah, yakni 1.041 buah.
Setelah Kalimantan Tengah, jumlah titik api diikuti di Kalimantan Selatan 261, Kalimantan Timur 189, dan Kalimantan Barat 40. Di Sumatra, berdasarkan pantauan satelit kemarin pukul 07.00, terdeteksi hotspot di Sumsel 223, Lampung 26, Jambi 5, dan Riau 2.
Langganan:
Postingan (Atom)