PROVINSI Kalimantan Selatan (Kalsel) dinyatakan bebas fl u burung setelah dinas peternakan setempat mencabut status siaga fl u burung dan larangan keluar masuk unggas ke wilayah tersebut.
Kepala Dinas Peternakan Kalsel Saberi Madani mengatakan, berdasarkan hasil pengujian di lapangan, penyebaran virus fl u burung telah berhasil ditangani. “Status siaga dan larangan keluar masuk unggas telah dicabut,” ujarnya di Banjarmasin, kemarin.
Perdagangan unggas dan arus keluar masuk unggas ke wilayah Kalsel sudah kembali normal.
Menyediakan Jasa Rental Mobil Di Kota Banjarmasin, Layanan 24 Jam dan Bisa Promosi Usaha Anda
Minggu, 04 Mei 2014
Rabu, 23 April 2014
Perkawinan Melayu - Tionghoa di Tepi Kapuas
Arsitektur gedung perkumpulan marga Huang sekilas mirip bangunan Melayu tempo dulu.
Tanda asimilasi budaya hanya terlihat di daun pintu yang beraksara Mandarin dan patung naga di bumbungan atap. Bangunan itu kukuh berdiri di antara hiruk pikuk aktivitas perda gangan Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Menempati kawasan kota tua, gedung berdinding putih dengan lis cokelat tersebut milik Yayasan Kuning Agung, sebuah perkump u l a n m a r g a H u a n g d i Ko t a Pontianak. Mereka bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, terutama mengurusi permakaman warga dari marga Huang.
Usia bangunan di Jl Sultan Muhammad tersebut sekitar 89 tahun, tertua di antara gedung lain milik perkumpulan marga Tionghoa di Pontianak. Gedung ini merupakan segelintir bangunan kuno di Pontianak yang masih terawat dan belum berubah fungsi.
Tanda asimilasi budaya hanya terlihat di daun pintu yang beraksara Mandarin dan patung naga di bumbungan atap. Bangunan itu kukuh berdiri di antara hiruk pikuk aktivitas perda gangan Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Menempati kawasan kota tua, gedung berdinding putih dengan lis cokelat tersebut milik Yayasan Kuning Agung, sebuah perkump u l a n m a r g a H u a n g d i Ko t a Pontianak. Mereka bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, terutama mengurusi permakaman warga dari marga Huang.
Usia bangunan di Jl Sultan Muhammad tersebut sekitar 89 tahun, tertua di antara gedung lain milik perkumpulan marga Tionghoa di Pontianak. Gedung ini merupakan segelintir bangunan kuno di Pontianak yang masih terawat dan belum berubah fungsi.
Langganan:
Postingan (Atom)